Haii..!!


Dalam tulisan kali ini saya ingin membahas sedikit tentang persiapan saya (yang tak seberapa) 😳 untuk mengikuti Full Marathon di Jakarta Marathon atau biasa kita singkat menjadi Jakmar. Hehehe..
Bermodalkan tekad (baca: nekad , bukan naked ya 😂) saya mendaftarkan diri untuk mengikuti FM jakmar. Daftar sudah dari awal-awal buka pendaftaran, namun latihan serius yang saya lakukan 26 september dengan latihan yang nga seberapa, lalu mendapatkan cidera di dekat telapak kaki akibat sepatu dan mungkin form lari saya yang kurang baik. Well, ini juga masih belum serius untuk latihan. Latihan serius saya berawal dari ketika saya berada di lampung selatan mengantarkan teman saya untuk nikahan di sana. Saya menyempatkan waktu untuk berlari di sana yang rupanya daerah itu merupakan bagian dari kaki gunung. Lari kali ini sungguh meberi sensasi yang menyenangkan dan membangkitkan semangat. Melewati daerah pedestrian, menikmati sejuknya udara di sepanjang jalan, mengikuti arus jalan yang entah membawa saya kemana (dimana mengarah ke gunung,saya ambil belokan jalan itu, hehehe..), dan mendapatkan pengalaman baru dalam berlari di tanjakan dan di turunan.
Latihan serius pertama saya di tanggal 10 oktober, alias H-9 sebelum jakmar. Akhirnya memutuskan untuk fokus latihan. Latihan yang saya lakukan berupa treadmill 12k (menurut garmin vivosmart, kalau versi treadmill nya sendiri hanya 10k). Lalu beberapa kali melakukan strenghten di beberapa kesempatan senggang. Lalu lari kembali di treadmill di tanggal 14 oktober dengan 12,3k. Lalu strenghten kembali di hari-hari yang saya nga sempat untuk berlari. 17 oktober di 13k, 20 oktober di 15k dan terakhir lari di treadmill tanggal 23 oktober di 8k. Sesekali saya menyempatkan untuk sepeda indoor.
Lalu tiba lah saat ini, sangat mendekati jakmar. Strenghten pun saya upayakan cukup sering saya lakukan. Strenghten yang saya lakukan berupa squad, lunges dan beberapa penguatan dan variasi untuk penguatan paha, perut dan postur badan ketika lari. Vitamin dan mineral pun saya tambah porsi nya (jadi lebih rajin dikit minum nya, hehehe..) . Oiya,, sebagai tambahan, saya menjemur kaki untuk mendapatkan tambahan vitamin D. Mudah - mudahan dapat membantu dalam penguatan tulang.
Dengan latihan yang tak seberapa dalam persiapan ini, dapatkah saya menyelesaikan 42k dalam waktu yang sudah ditentukan? 😳 they said, miracles happen every day, mudah-mudahan keajaiban menghampiri saya dan membawa saya finish strong 💪 ya sahabat pembaca. Hehehe.. 😇
Mari ikuti tulisan saya berikut nya ya sahabat pembaca 😊
Salam hangat,
Riani, xx
@gym
Vit D for free
Komentar
Posting Komentar