Langsung ke konten utama

Persiapan Jakarta Marathon (2017) yang mengharapkan keajaiban

Haii..!!

Dalam tulisan kali ini saya ingin membahas sedikit tentang persiapan saya (yang tak seberapa) 😳 untuk mengikuti Full Marathon di Jakarta Marathon atau biasa kita singkat menjadi Jakmar. Hehehe.. 

Bermodalkan tekad (baca: nekad , bukan naked ya 😂) saya mendaftarkan diri untuk mengikuti FM jakmar. Daftar sudah dari awal-awal buka pendaftaran, namun latihan serius yang saya lakukan 26 september dengan latihan yang nga seberapa, lalu mendapatkan cidera di dekat telapak kaki akibat sepatu dan mungkin form lari saya yang kurang baik. Well, ini juga masih belum serius untuk latihan. Latihan serius saya berawal dari ketika saya berada di lampung selatan mengantarkan teman saya untuk nikahan di sana. Saya menyempatkan waktu untuk berlari di sana yang rupanya daerah itu merupakan bagian dari kaki gunung. Lari kali ini sungguh meberi sensasi yang menyenangkan dan membangkitkan semangat. Melewati daerah pedestrian, menikmati sejuknya udara di sepanjang jalan, mengikuti arus jalan yang entah membawa saya kemana (dimana mengarah ke gunung,saya ambil belokan jalan itu, hehehe..), dan mendapatkan pengalaman baru dalam berlari di tanjakan dan di turunan. 

Latihan serius pertama saya di tanggal 10 oktober, alias H-9 sebelum jakmar. Akhirnya memutuskan untuk fokus latihan. Latihan yang saya lakukan berupa treadmill 12k (menurut garmin vivosmart, kalau versi treadmill nya sendiri hanya 10k). Lalu beberapa kali melakukan strenghten di beberapa kesempatan senggang. Lalu lari kembali di treadmill di tanggal 14 oktober dengan 12,3k. Lalu strenghten kembali di hari-hari yang saya nga sempat untuk berlari. 17 oktober di 13k, 20 oktober di 15k dan terakhir lari di treadmill tanggal 23 oktober di 8k. Sesekali saya menyempatkan untuk sepeda indoor. 

Lalu tiba lah saat ini, sangat mendekati jakmar. Strenghten pun saya upayakan cukup sering saya lakukan. Strenghten yang saya lakukan berupa squad, lunges dan beberapa penguatan dan variasi untuk penguatan paha, perut dan postur badan ketika lari. Vitamin dan mineral pun saya tambah porsi nya (jadi lebih rajin dikit minum nya, hehehe..) . Oiya,, sebagai tambahan, saya menjemur kaki untuk mendapatkan tambahan vitamin D. Mudah - mudahan dapat membantu dalam penguatan tulang. 

Dengan latihan yang tak seberapa dalam persiapan ini, dapatkah saya menyelesaikan 42k dalam waktu yang sudah ditentukan? 😳 they said, miracles happen every day, mudah-mudahan keajaiban menghampiri saya dan membawa saya finish strong 💪 ya sahabat pembaca. Hehehe.. 😇

Mari ikuti tulisan saya berikut nya ya sahabat pembaca 😊


Salam hangat,

Riani, xx

@gym

Vit D support
Vit D for free

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jakarta Marathon 2017 - a little short story from me

2 days before... Penerbangan palembang - jakarta. Sperti biasa, dimana kebanyakan penerbangan di Indonesia mengalami “delay” ya, entah itu telat masuk ke pesawat, atau menunggu di dalam pesawat hingga pesawat boleh terbang, bahkan hal-hal seperti antrian untuk mendarat di lapangan terbang. Kali ini saya mendapatkan delay30 menit menunggu pesawat di ruang tunggu.  Ketika saya duduk di pesawat, terpikirlah beberapa hal seperti banner yang menginfokan tentang kompensasi yang dapat diterima penumpang pesawat akibat delay (saya lupa foto) 😩😂, lalu satu hal lagi, sebenarnya berapakah waktu yang diperlukan untuk melakukan perjalanan dengan pesawat terbang? Secara delay kira-kira ngundur 30 menit minimal, ditambah antri bagasi, antri untuk mendarat, dan lain-lain. Well, mungkin nanti saya buat review mendalam soal ini beserta survey. 😆 Sampai lah saya di hotel Best Inn (jangan tanya dmn ya,buka map), kami pilih dengan asumsi dekat dengan monas. Budgeting hotel, lokasi dekat dengan monas...

Journal goes to Berlin Marathon 2018

Hai guys..  Setelah lama tidak membuat bloggingan, kali ini saya mau memberikan updatean berita gembira yang late sekali 😅 , I won lottery Berlin Marathon 2018. 😜 hehehe.. thanks ya teman-teman BSRC untuk ucapan selamat nya yang langsung ikut berbahagia bersama saya 😜 (i love you guys), and mba susan yang membuat saya mengecek email nya. 😁 Namun kali ini saya akan membahas tentang bagaimana saya akan berusaha menyiapkan diri dalam goes to berlin. Dari tes kemampuan lari, menu latihan yang di berikan oleh coach Yudha, journal latihan yang saya lakukan setiap hari, janji perbaikan pola makan 😓, sampai dengan itinerary goes to German nya. 😘 Stay with my simply journal ya guys 👍🏻😋